Google Sites memang benar-benar gratis dan benar-benar cepat. Hanya saja tampilannya seperti halaman intranet, dan itu jadi masalah kalau halaman itu etalasemu.
Siapa pun yang pernah membuat Google Site tahu dua sisinya: jadinya dua puluh menit, dan linknya belum pernah kamu kirim ke siapa-siapa.
Clay membaca akun Google yang sama yang memang sudah kamu urus — foto, jam buka, ulasan, peta — dan membuat sesuatu yang berani kamu cetak di kartu nama. Sama gratisnya: situs tayang di alamatmu sendiri, tanpa kartu kredit, tanpa masa coba.
Google Site terasa seperti pekerjaan dobel karena memang begitu: kamu mengetik ulang jam buka yang sudah kamu masukkan ke profil bisnismu. Clay membaca profilnya langsung. Kamu ubah jam buka untuk hari libur, dan itu hanya terjadi di satu tempat.
Ketik namamu — Clay menarik foto, jam buka, ulasan, dan kontak langsung dari listing Google kamu.
Pilih tampilan dan Clay membangun situs lengkap dari kontenmu. Ubah apa saja dengan sekali ketuk — tanpa koding, tanpa ribet template.
Publikasikan ke name.clay.site milikmu dalam hitungan menit. Tambahkan domain sendiri dan sambungkan alat favoritmu kapan pun kamu siap.
Open one. It is the live site in a frame, not a screenshot — so what you see is what it looks like right now.
Ya, untuk situs yang tayang di nama.clay.site. Domain sendiri dan fitur pro berbayar; tidak ada yang kedaluwarsa.
Tidak. Clay membaca listing bisnis Google-mu yang publik — halaman yang sama yang dilihat siapa pun saat mencarimu — dan tidak perlu masuk ke akunmu.
Tentu. Keduanya bisa hidup bersama; kebanyakan orang diam-diam berhenti mengirim link yang lama.
Halamannya dibangun lebih baik: judul dan deskripsi yang benar, data terstruktur, peta situs, dan HTML cepat dari server. Untuk usaha di lingkungan sekitar, yang paling menentukan tetap listing Google-nya sendiri — dan keduanya berdiri di sebelahnya.
Tidak ada alat impor, dan jarang ada yang layak dipindahkan: jam buka, foto, peta, dan ulasan datang langsung dari listing Google-mu, tempat kamu mengetik hampir semuanya sejak awal.
Halaman ponselnya desainnya sendiri dan bukan versi komputer yang diperas — dan itu justru hal yang paling buruk pada Google Site, dan di situlah hampir semua pengunjungmu berada.
Bisa: booking dengan uang muka dan toko dengan pembayaran kartu bagian dari situs. Google Sites tidak punya keduanya.
Cari bisnismu dan lihat situsmu dalam hitungan detik — gratis, tanpa daftar.